Saya sering tenggelam dalam dunia sendiri, mereview tingkah laku saya dan mencocokkannya dengan sikap teman-teman di hadapan saya. Apakah saya sudah baik di mata mereka? Apakah mereka sudah jengah dengan tingkah laku saya? Berbagai pertanyaan muncul di benak saya, dan itu menyebabkan saya khawatir bukan main. Dan lagi-lagi...mungkin rasanya saya perlu menyendiri lagi.
Kekurangan terbesar saya adalah saya terlalu terobsesi untuk menjadi yang terbaik di mata teman-teman saya. Saya berusaha mengenyahkan segala kekurangan saya padahal hakikatnya, kekurangan tetaplah kekurangan. Kita tidak bisa menghilangkan dengan cara paksa. Yang ada hanya meminimalkan kekurangan tersebut dan menutupinya dengan kelebihan.
Tapi nyatanya, sikap saya yang berusaha mati-matian menyembunyikan kekurangan adalah salah besar. Kalau saya melakukan itu, artinya saya bukan apa adanya, dong? Artinya selama ini saya hanya berpura-pura di depan mereka dengan memakai topeng dan hanya menunjukkan kelebihan saya? Hal inilah yang membuat saya kembali berpikir keras.
Saya selalu takut teman-teman meninggalkan saya. Ketakutan terbesar saya adalah kehilangan mereka. Isi otak saya hanyalah bagaimana menjaga mereka untuk tidak meninggalkan saya. Saya punya trauma terhadap pertemanan, seringkali saya bahkan sensi mendengar kata 'sahabat'. Kata itu terlalu....entahlah, pokoknya saya tidak suka. Jadi seringkali saya berusaha keras untuk membuat mereka nyaman di dekat saya, meski sedikit-banyak saya harus munafik terhadap diri saya sendiri.
Seringkali saya tiba-tiba merasa sendiri, merasa dijauhi, merasa dikucilkan, padahal kenyataannya tidak. Justru saya yang menjauhkan dan mengucilkan diri karena lagi-lagi saya sebagai introvert, saya perlu waktu privasi untuk diri saya dan dunia saya yang lain.
Mengingat saya yang kaku dan canggung, saya lagi-lagi menyesal terlahir sebagai introvert-yang-memikirkan-segala-sesuatunya-dengan-keras-dan-takut-akan-kekurangan. Lucu sekali bukan mengingat kemarin saya menulis tentang beautiful life tapi kenyataannya saya terkadang tertekan dengan diri saya sendiri?
Weill, beginilah saya. I am me. Satu sisi yang tiba-tiba merasa sendiri dan kesepian dan sisi satu lagi yang tiba-tiba merasa...mungkin menjadi introvert juga tidak buruk.
have a nice day!
-hana-
have a nice day!
-hana-
