Susah karena orang macem saya sukanya mikir dan mempersulit masalah dalam kepala. Walaupun keliatannya saya cuek-cuek aja, tapi jujur saya bingung setengah mati. Saya berasa serba salah, awkward, dan bingung harus gimana.
Tapi saya menikmati diri dengan kebiasaan saya untuk mempersulit masalah. Karena mempersulit masalah menurut saya adalah menciptakan pertentangan dalam kepala saya sampai saya nemu akar permasalahannya. Karena dengan kebiasaan ini, saya bisa ngeliat masalah dari banyak sudut pandang. Semacem otak saya kerjanya flasback, review, trus saya interpretasiin ke diri saya sendiri. Dengan kebiasaan ini saya ngerti, human are being human. Mau gimanapun sifat mereka, pasti mereka punya kesamaan.
Apapun yang saya lakukan dan mereka lakukan, selalu saya putar-putar sampai ketemu titik permasalahannya. Tapi kelemahan saya adalah, saya terlalu perasa untuk bisa ngungkapin isi otak saya. Rumit. Jadi saya cuman diem dan menonton permasalahan tanpa berminat kasih solusi. Karena tbh saya takut resiko.
